Suami Punya WIL, Seorang Ibu di Garut Tega Racuni Kedua Anaknya dan Mengakhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

oleh -48 Dilihat
oleh

Garut, tabloidpersada.com

Polres Garut Polda Jabar menggelar Konferensi Pers terkait dengan kasus Ibu dan dua orang anaknya yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan yang berada di Cibunar, Tarogong kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Senin (18/4/2022).

Peristiwa tewasnya nya ibu dan dua orang anak tersebut terjadi pada hari Sabtu (16/4/2022), dan ditemukan sudah tewas, kedua anaknya ditemukan tewas dengan mulut berbusa, sementara ibunya ditemukan ada luka di bagian lehernya dugaan gantung diri.

Polres Garut pun melakukan penyelidikan terkait Kasus tersebut, untuk mengetahui jauh motif dari tewasnya Ibu dan kedua Anaknya itu dan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan secara gamblang update perkembangan Kasus tewasnya Ibu dan kedua anaknya itu.

Foto : Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat konferensi Pers

Dalam konferensi persnya, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan, ” bahwa Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi diantaranya pihak keluarga, Suami korban, dan Orang tua korban, kemudian kami sudah melakukan langkah-langkah olah TKP termasuk autopsi dari ketiga orang korban, dimana hasil dari autopsi tersebut penyebab kematian dari ketua orang itu, yang anak-anak setelah hasil autopsi adanya indikasi keracunan, kemudian untuk ibunya adanya persesakan pada leher seperti Gantung diri “, ujarnya.

Masih kata Wirdhanto, ” setelah olah TKP, kami menyimpulkan bahwa telah terjadi dulu pembunuhan yang dilakukan oleh ibu Kandung terhadap putra putrinya yang berumur 6 tahun dan 11 bulan, dengan modus diracuni, dengan adanya cairan pencuci piring yang dicampur Jus buah naga yang seketika itu muncul busa yang keluar dari mulut dan telinga korban “, ujarnya.

” Dan untuk ibunya sendiri memutuskan untuk Gantung diri di kusen kamar korban, yang diketahui adanya tali pengikat bayi dan selendang, sehingga adanya luka pada leher “, jelas Wirdhanto.

“Jadi, lanjut Wirdhanto, dalam kasus ini setelah melakukan penyelidikan, motifnya itu adalah sakit hati karena Suami korban mempunyai perempuan lain, dan hal ini bisa dibuktikan dengan adanya Chat-Chat terakhir dari korban kepada suaminya.

“Untuk ketiga korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah dimakamkan dengan layak, sementara untuk saat ini Motif dari tewasnya Ibu dan kedua anaknya, tidak ada keterlibatan dari Suami korban, setelah diselidiki dan dilakukan pemeriksaan, memang betul suami korban sedang berada di luar Kota “, pungkas Wirdhanto.***

Reporter Liputan : Diky